Berita Kampus

Ushuluddin Yudisium Di Kampus Baru
03 March 2010 19:22:11 | admin
Banda Aceh-Meskipun bukan di kampus IAIN Ar-Raniry Darussalam, pelaksanaan yudisium tetap berjalan sesuai kelender akademik yang telah di tetapkan.
Demikian disampaikan Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr .H. Syamsul Rijal, M.Ag, saat melakukan yudisium mahasiswa sebanyak 45 orang pada semester ganjil 2009/2010 di asrama haji, Rabu 3/3.
Syamsul, menambahkan, yang membanggakan yudisium kali ini, jumlah mahasiswa meningkat lebih 50 % dari tahun biasanya, dan ini memecahkan rekor terbesar sepanjang sejarah Fakultas Ushuluddin
“Antusias mahasiswa menyelesaikan study meningkat tajam, ini juga salah satu faktor kesadaran mahasiswa sudah mulai terasa, kita patut memberikan apresiasi untuk mahasiswa yang mampu menyelesaikan kuliahnya tepat waktu, sebut Dekan.
Syamsul, menambahkan, kepada mahasiswa yang telah mengikuti yudisium berarti telah selesai akademiknya, dengan harapan lulusan ushuluddin tetap men jaga almamaternya.
Tanggung jawab kami selaku orang tua dikampus sudah selesai, mestipun kami belum melepaskan secara penuh, ada hal-hal yang subtansi yang harus diselesaikan baik menyangkut perbaikan skripsi dan prosesi wisuda yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu 6 Maret nanti.
Ketua panitia yudisium, Dr Agusni Yahya, MA menyebutkan, yudisium kali ini didominasi oleh mahasiswa luar negeri yang berasal dari Malaysia.
“Dari total 45 mahasiswa yang mengikuti yudisium, sebanyak 34 di antaranya mahasiswa yang berasal negeri jiran Malaysia,” tambahnya.
Pembantu Dekan I Fakultas Ushuluddin, merincikan lulusan ushuluddin tahun ini cukup membanggakan, 5 mahasiswa berpredikat istimewa dan 38 berpredikat baik sekali dan satu mahasiswa dengan predikat baik.
Selain itu Agusni menambahkan, Fakultas Ushuluddin sudah seminggu menempati gedung Madinah asrama haji, disini dipusatkan sebagai kantor akademik dan administrasi sedangkan untuk ruang kuliah dipusatkan di satu unit toko berlantai tiga di Lingke.
Mudah-mudahan proses belajar dan mengajar tidak menjadi hambatan nantinya. Tandas Pembantu Dekan Bidang Akademik. []Husaini
<
Demikian disampaikan Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr .H. Syamsul Rijal, M.Ag, saat melakukan yudisium mahasiswa sebanyak 45 orang pada semester ganjil 2009/2010 di asrama haji, Rabu 3/3.
Syamsul, menambahkan, yang membanggakan yudisium kali ini, jumlah mahasiswa meningkat lebih 50 % dari tahun biasanya, dan ini memecahkan rekor terbesar sepanjang sejarah Fakultas Ushuluddin
“Antusias mahasiswa menyelesaikan study meningkat tajam, ini juga salah satu faktor kesadaran mahasiswa sudah mulai terasa, kita patut memberikan apresiasi untuk mahasiswa yang mampu menyelesaikan kuliahnya tepat waktu, sebut Dekan.
Syamsul, menambahkan, kepada mahasiswa yang telah mengikuti yudisium berarti telah selesai akademiknya, dengan harapan lulusan ushuluddin tetap men jaga almamaternya.
Tanggung jawab kami selaku orang tua dikampus sudah selesai, mestipun kami belum melepaskan secara penuh, ada hal-hal yang subtansi yang harus diselesaikan baik menyangkut perbaikan skripsi dan prosesi wisuda yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu 6 Maret nanti.
Ketua panitia yudisium, Dr Agusni Yahya, MA menyebutkan, yudisium kali ini didominasi oleh mahasiswa luar negeri yang berasal dari Malaysia.
“Dari total 45 mahasiswa yang mengikuti yudisium, sebanyak 34 di antaranya mahasiswa yang berasal negeri jiran Malaysia,” tambahnya.
Pembantu Dekan I Fakultas Ushuluddin, merincikan lulusan ushuluddin tahun ini cukup membanggakan, 5 mahasiswa berpredikat istimewa dan 38 berpredikat baik sekali dan satu mahasiswa dengan predikat baik.
Selain itu Agusni menambahkan, Fakultas Ushuluddin sudah seminggu menempati gedung Madinah asrama haji, disini dipusatkan sebagai kantor akademik dan administrasi sedangkan untuk ruang kuliah dipusatkan di satu unit toko berlantai tiga di Lingke.
Mudah-mudahan proses belajar dan mengajar tidak menjadi hambatan nantinya. Tandas Pembantu Dekan Bidang Akademik. []Husaini
<
Berita Lainnya :
- Aceh Kehilangan Pakar Ilmu Hadits
- IAIN Ar-Raniry memperoleh Kuota 60 orang Penerima Beasiswa Bidik Misi
- IAIN Cukur Unsyiah
- Konsentrasi Pendidikan Menjadi Primadona
- Peningkatan Mutu Tanggung Jawab Bersama
- Kualitas Lebih Penting Dari Kuantitas
- Pusat Resolusi Konflik IAIN Terus Di Benah
- Rektor IAIN : Kampus Sebagai Sentral Perdamaian Dunia
- Sejumlah Tenaga Honorer Iain Di Tata Ulang
- Mahasiswa Desak IBD segera turun







