Berita Kampus

REKTOR : 90 PERSEN PEMBANGUNAN AR-RANIRY SUKSES
28 March 2012 14:56:42 | admin
laporan tim redaksi
Banda Aceh-Pembangunan Kampus IAIN Ar-Raniry dengan sumber dana bantuan Islamic Depeloment Bank (IDB) sebesar S$ 420 juta sudah 90% rampung dikerjakan oleh perusahaan yang menangkan tender
Demikian disampaikan rektor IAIN Ar-Raniry, Prof Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA. Saat meninjau lokasi pembangunan kampus baru, rabu 28/3 di Darussalam
Sejak juni 2010, kita sudah terpencar-pencar kuliah di mana-mana, sungguh sangat memperhatikan, namun semua itu untuk kebaikan dimasa mendatang, Alhamdulillah semua impian yang dambakan semakin nyata di depan mata. Ujar Rektor
Mantan Dekan Tarbiyah ini, menambahkan, pembangunan kampus baru IAIN Ar-Raniry ini dengan sumber dana melimpah juga memiliki karakter dan arsitektur yang memadukan tiga demensi yaitu keilmuan, keagamaan dan kerajaan.
Namun demikian, Farid mengajak masyarakat, jangan melihat besarnya angka proyek di luncurkan untuk pembangunan kampus IAIN Ar-Raniry, akan tetapi bagaimana mengisi generasi muda bangsa ini dengan ilmu pengetahuan yang siap menjadi ujung tombak pembangunan Aceh di masa mendatang
Perpaduan tradisional dan modern mencerminkan khas IAIN Ar-Raniry menjadikan kampus yang mendidik generasi Aceh berpengetahuan IPTEQ dan IPTAG. Sebutnya
Sejak awalnya berdiri IAIN Ar-Raniry dengan fasilitas yang sangat sederhana, serba keterbatasan, namun kami tidak pernah berputus asa dengan kondisi bangunan yang tidak pernah berubah, usaha keras para pemimpin terdahulu dalam menciptakan mahasiswa yang berkualitas membuahkan hasil saat ini. Tambahnya
Dengan rampungnya pembangunan kampus baru ini, upaya peningkatkan status IAIN menjadi UIN juga menjadi sasaran perioritas pihak Rektorat dimasa mendatang. Tambahnya
Farid menambah, Semua lembaga terkait di Aceh sudah memberikan dukungan, diantaranya Kapolda, DPRA, MPU, Unsyiah, Pemda Aceh, pemkot Banda Aceh, Pangdam dan lain lain, dalam perubahan status IAIN menjadi UIN. Ini langkah nyata yang di tempuh pihak IAIN Ar-Raniry menyahuti tuntunan zaman.
“jadi kedepan kampus IAIN Ar-Raniry bukan hanya gedung megah, namun system belajar untuk meningkatkan kualitas mahasiswa menjadi prioritas pihak IAIN. Tambah Rektor
Kami meminta dukungan media yang ada di aceh untuk terus berkampaye pendidikan aceh agar lebih maju di masa mendatang, ajak rektor.
Banda Aceh-Pembangunan Kampus IAIN Ar-Raniry dengan sumber dana bantuan Islamic Depeloment Bank (IDB) sebesar S$ 420 juta sudah 90% rampung dikerjakan oleh perusahaan yang menangkan tender
Demikian disampaikan rektor IAIN Ar-Raniry, Prof Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA. Saat meninjau lokasi pembangunan kampus baru, rabu 28/3 di Darussalam
Sejak juni 2010, kita sudah terpencar-pencar kuliah di mana-mana, sungguh sangat memperhatikan, namun semua itu untuk kebaikan dimasa mendatang, Alhamdulillah semua impian yang dambakan semakin nyata di depan mata. Ujar Rektor
Mantan Dekan Tarbiyah ini, menambahkan, pembangunan kampus baru IAIN Ar-Raniry ini dengan sumber dana melimpah juga memiliki karakter dan arsitektur yang memadukan tiga demensi yaitu keilmuan, keagamaan dan kerajaan.
Namun demikian, Farid mengajak masyarakat, jangan melihat besarnya angka proyek di luncurkan untuk pembangunan kampus IAIN Ar-Raniry, akan tetapi bagaimana mengisi generasi muda bangsa ini dengan ilmu pengetahuan yang siap menjadi ujung tombak pembangunan Aceh di masa mendatang
Perpaduan tradisional dan modern mencerminkan khas IAIN Ar-Raniry menjadikan kampus yang mendidik generasi Aceh berpengetahuan IPTEQ dan IPTAG. Sebutnya
Sejak awalnya berdiri IAIN Ar-Raniry dengan fasilitas yang sangat sederhana, serba keterbatasan, namun kami tidak pernah berputus asa dengan kondisi bangunan yang tidak pernah berubah, usaha keras para pemimpin terdahulu dalam menciptakan mahasiswa yang berkualitas membuahkan hasil saat ini. Tambahnya
Dengan rampungnya pembangunan kampus baru ini, upaya peningkatkan status IAIN menjadi UIN juga menjadi sasaran perioritas pihak Rektorat dimasa mendatang. Tambahnya
Farid menambah, Semua lembaga terkait di Aceh sudah memberikan dukungan, diantaranya Kapolda, DPRA, MPU, Unsyiah, Pemda Aceh, pemkot Banda Aceh, Pangdam dan lain lain, dalam perubahan status IAIN menjadi UIN. Ini langkah nyata yang di tempuh pihak IAIN Ar-Raniry menyahuti tuntunan zaman.
“jadi kedepan kampus IAIN Ar-Raniry bukan hanya gedung megah, namun system belajar untuk meningkatkan kualitas mahasiswa menjadi prioritas pihak IAIN. Tambah Rektor
Kami meminta dukungan media yang ada di aceh untuk terus berkampaye pendidikan aceh agar lebih maju di masa mendatang, ajak rektor.
Share
Berita Lainnya :
- Gerakan Wakaf Buku Fakultas Ushuluddin
- Dosen Dari Thailand Isi Kuliah Umum di Fadak
- IAIN Jalin Kerjasama dengan LIPIA
- IAIN Gelar Seminar Internasional Kontribusi Pesia di Nusantara
- Lomba Memasak Ala Ushuluddin
- Berkas A. Hasjmy sebagai Pahlawan Nasional telah disiapkan
- Media Syariah Adakan Konferensi Internasional
- Farid Wajdi: Kopertais V Siap beri Rekom kepada Perguruan Tinggi
- IAIN Tanda Tangan MoU dengan 26 Universitas Se-Asia
- Rektor Peusijuek 9 Doktor Perempuan IAIN Ar-Raniry






