UKK Sanggar Seni

PROFIL SANGGAR SENI SEULAWEUET
Latar Belakang
Sanggar Seni Seulaweuet didirikanoleh beberapa orang mahasiswa IAINAr-Raniry dengan beragam bidang studi yangterdiri dan sejumlah peminat senibudaya Aceh.
Secara resmi Sanggar SeniSeu1aweut dicatatkan dengan status badan hukumDepartemen Pendidikan Dan KebudayaanNAD tanggal Rabu 22 Maret 2000 dengan AkteNotaris no: 1045/ I 07.A9/ KS. 00.08/2000. Sedangkan embrionya sudah terwujudsejak 26 April 1997 yang dirintis olehM. Isa, S.Ag, M. Andi Sabri, S.Ag danIban Salda Safwan Idris, walau pada waktuitu kegiatan yang dilakukan terbatasmendukung aktivitas di kalangan UnitKegiatan Mahasiswa lainnya yangmemfokuskan diri kepada pembentukan tim penarirapa-i geleng.
Pada awal berdirinya Sanggar SeniSeulaweuet diketuai oleh M. Andi Sabni, S.Agsebagai penggerak pengurus periodepertama dan kedua yang dilanjutkan olehAbdul Fathah, S.Ag yang mempeloporipembenahan dan pemantapan. Setelahmengetuai selama dua periode Sanggar SeniSeulaweuet dipimpin oleh Khairul Hudadan diestafet kepada Imam Juaini, S.Pd.Idi mana Sanggar Seni Seulaweuet mulaidikenal di mata nasional dan bahkanInternasional. Periode selanjutnya SanggarSeni Seulaweuet diketuai olehNurmahfidh lalu Azman hingga saat ini.
Sanggar Seni Seulaweuet MahasiswaIAN Ar-Raniry bersifat kekeluargaan,bukan berorientasi bisnis serta memilikikomitmen untuk ikut serta sebagaikelompok masyarakat yang ingin mempertahankanseni budaya Aceh.
Secara khusus Sanggar SeniSeulaweut berkonsentrasi pada jenis-jenis tariantradisional Aceh, pengembangantarian tradisi menjadi tarian garapan baru danmusik yang berbasis pada alatmusik tradisional.
Seni Seulaweuet Mahasiswa IAINAr-Raniry Banda Aceh yang telah berkiprahdalam penampilan-penampilan besar baiktingkat nasional maupun internasional.Sanggar Seni Seulaweuet ini juga telahsukses mengalbumkan beberapatarian-tarian tradisional Aceh dan lagu-lagu yangbernuansa Islami dalam VCDRapa-i Aceh akhir tahun 2004. VCD Rapa-i Aceh yangtelah beredar sejak tahun2004 paling tidak telah memberikan sebuah kontribusidokumentasi untuk rujukandan pengenalan terhadap tarian-tarian Aceh untukgenerasi yang akan datang.
Di bidang musik Sanggar SeniSeulaweuet telah memproduksikan sebuah karyamusik etnik dalam sebuah albumSaleum Group yang sarat dengan nilai dan nuansakeacehan pada akhir tahun 2005.Karya-karya seni yang dihasilkan oleh anak-anakSanggar Seni Seulaweuet selakumahasiswa IAIN Ar-Raniry Banda Aceh adalahsebuah upaya yang dilakukan untukmenjaga makna-makna penting yang ada dalam kehidupanrakyat Aceh demi menjagadan melestarikan sebuah budaya bangsa yang pernah mengagumkandunia.
Sanggar Seni Seulaweuet jugamerupakan salah satu lembaga yang turut didalamnya menjalankan dakwah Islamiahlewat syair-syair dan pesan-pesan yangdilantunkan oleh syech dan penari dalammemainkan sebuah tarian sepertipujian-pujian kepada Allah Swt, Selawat kepadaNabi, lagu-lagu Islami yangmengandung pesan mengenai tauhid, akhlak, syariah,dan kritikan-kritikan sosialsehingga di setiap gerakan yang serempak penuhdengan kekuatan heroisme keacehanyang ditampilkan memiliki daya tarik dankekaguman tersendiri terhadap tarianyang dimainkan dan tidak melenceng darinilai-nilai keislaman.
Tarian Aceh yang secara umumdimainkan dalam posisi duduk dan posisiberdiri. Tarian yang dilakukan dalamposisi duduk digolongkan sebagai tariansaman. Tarian saman tumbuh dari sebuahaliran thariqat, yaitu thariqat Samaniah.Sedangkan tarian yang dilakukan dalamposisi berdiri disebut tarian seudati.Kata Seudati diambil dan bahasa ArabSyahadatain atau Syahdati yang memilikimakna pengakuan seseorang kepada Allah.Sehingga tarian Aceh yang tumbuh danberkembang di Sanggar Seni Seulaweuet inisebagai bentuk pengembangan gerak dankegiatan thariqat dan penyerahan hambakepada yang Maha Kuasa.
Dengan bekal keterampilan yang dimilikisekarang mi Sanggar Seni Seulaweuetsiap bekerja sama dengan berbagai organisasidalam berbagai program kesenian,baik kesenian pementasan maupun kesenianpergerakan dalam upaya mengapresiasi danmelestarikan budaya bangsa. SanggarSeni Seulaweuet sekarang sedang berupayadalam rangka memperkenalkan kekayaankesenian Aceh kepada dunia dengan sebuahkeyakinan akan mendapat sambutanhangat, karena tarian-tarian ini penuh denganmakna persaudaraan dan kedamaianDunia.
V i s i
“Pelestarian dan pengembangan senibudatatradisonal Aceh sebagai salah satu identitas seni budaya dunia”
M i s i
1. Menciptakan Kesadaran dantanggung jawab sebagai insan akademis untukmenjaga dan meneruskan adat istiadatserta budaya yang ada.
2. Menggali kembali khazanahbudaya tradisional Aceh dan memperkenalkankepada masyarakat dunia sebagaisebuah seni yang dapat menciptakan persaudaraandan kedamaian dunia. Menciptakankesadaran dan tanggung jawab sebagai insanakademis untuk menjaga dan meneruskanadat istiadat serta budaya yang ada.
3. Meningkatkan kesadaran cintabudaya sendiri untuk memungkinkan mahasiswamenjadi anggota masyarakat yangproduktif, kreatif dan konstruktif serta sadarakan keberlangsungan adat danbudaya.
4. Menanamkan bekal pengetahuandan skill dalam bidang adat istiadat dankebudayaan yang aplikatif terhadapmasyarakat banyak, terutama kaum muda dananak-anak hingga mampumengaktualisasikan makna yang terkandung di dalamnya.
5. Membina kebersamaan antarmahasiswa, dan antara mahasiswa dengan lingkunganmasyarakat
Keanggotaan dan Paket Pementasan
Sanggar Seni Seulaweuet kinimemiliki 5 bidang paket pementasan scbagaiberikut:
Paket-paketTarian (Putra)
1. Rapai Geleng
2. Saman Gayo Lues
3. Likok pub putra
4. Seudati
5. Ratoh Bantai
Paket-paketTarian Putri
1. Ranup Lampuan
2. Rateb Meuseukat
3. Ratoh Duek
4. Meusare-sare
5. Laweut
6. Likok Pub putri
Paket tariankreasi
1. Tarian kreasi Syukuran
2. Tanan kreasi Haraka Rebab
3. Tarian kreasi Taboh
Dari sejumlah tarian yang ada dibagi 2 yaitu tarian duduk dan tarianberdiri kesemuanya memiliki daya tank yangluar biasa melalui gerak-gerak yang elastis,dinamis dan heroik.
Setiap tarian duduk terdiri dan11 sampai 15 orang, berposisi duduk bersafdan bersejajar rapi, kemudianbergerak dengan dinamis diiringi oleh suara musikyang menggema dan alat musikrapai dengan tempo yang rendah, sedang, cepat dansuper cepat. Kecepatan gerakyang dinamis tidak terjadi benturan satu sama lainbahkan menimbulkan semangatheroisme.
Musik InstrumentTradisional,pukulan musik yangserempak terdiri dan alat musik rapai, gendrang dan diiningisura surune kalemembuat alunan musik yang enak untuk dinikmati dan sangatdinamis, biasanyaditampilkan path acaraacara pembukaan sebagai musik openingart untuk pemberisemangat awal dan pertandan memulai suatu kegiatan
Musik dan Lagu EtnikSaleum Group,Saleum group adalahsath group musik etnik dalam upaya mengebalikan marah dancitra bangsa, groupmi merupakan salah satu group musik yang bergerak dalammusik etnik yangbernuansa suflisme. Aliran musik Saleum agak berbeda dengangroup-group musikyang ternama di Aceh, akan tetapi group musik mi adalahmerupakan hasilperpaduan antara beberapa jenis aliran musik yang tidak asingdalam tatananmasyarakat Aceh yaitu unsur Aceh, Melayu, Arabik dan musik kiasik.Dalampengabungan beberapajenis musik tersebut group saleum lebih menonjolkanpadaperkusi musik rapai, gendrang, serunee kalee, biola, gambus dan seruling.
Jenis tarian diatas mempunyaikeunikna tersendiri yang dapat membangkitkansemangat bagi penonoton karena didalamnya terkandung unsur-unsur keAcehandisegi gerakan dan penuh denganmencakup seluruh sandi kehidupan masyarakatpada umumnya.
Beberapa Kegiatan Penampilan Sanggar Seni Seulaweuet
| 1. | Juara Favorit Festival Nasyid se Daerah Istimewa Aceh di Gedung Prof. A. Majid Ibrahim, Unsyiah. (2 April 2000). |
| 2. | Juara Umum Festival Tari Tradisional se DI Aceh di Gedung PKM IAIN Ar-Raniry (6 Mai) |
| 3. | Juara III Festival Tari Kreasi Baru se-DI Aceh di Tarian Budaya Aceh. |
| 4. | Juara I Tari Kreasi Baru di Festival Sabang Nostalgia II di Gedung Kesenian Kodya Sabang. |
| 5. | Penampilan Tarian Rapai Geleng, Likok Pulo, dan Ratoh Bantai pada Acara Pagelaran Seni Budaya se Indonesia di Gedung Istora |
| 6. | Penampilan Rapa-i Geleng pada acara Malam Budaya Aceh di Taman Budaya Dago Bandung (12 Desember 2004). |
| 7. | Pembukaan Tarian Massal PKA IV (18 Desember 2004). |
| 8. | Penampilan Rapai Geleng di Bandung pada Acara Senyum Dari Tanah Rencong (12 Desember 2004) |
| 9. | Penampilan Rapai Geleng dan Likok Pulo di TV3 Malaysia (September 2005). |
| 10. | Malam Amal Seni Budaya Aceh di Kampong Baru Kuala Lumpur. (September 2005) |
| 11. | Penampilan Rapai Geleng sebagai musik opening up untuk Pelepasan Tim AMM dalam rangka sosialisasi perdamaian RI dan GAM di halaman Mesjid Raya Baiturrahman. |
| 12. | Penampilan Rapai Geleng di Blang Padang Banda Aceh dalam acara Konser Aceh Damai 2. |
| 13. | Penampilan Rapai Geleng dan Saman Gayo di Blang Padang Banda Aceh acara Konser Musik Perdamaian Live TVRI Nasional |
| 14. | Konser Sanggar Seni Seubaweuet di Seuramoe Biro Rektor IA1N Ar-Raniry acara Malam Apresiasi Seni Sanggar Seni Seulaweuet Mahasiswa IAIN Ar-Raniry memperingati Hari Tari se-dunia (28 April 2007) |
| 15. | Penampilan Saman Gayo di Acara LASQI tingkat Nasional di Gedung Sosial (26-Juni 2006). |
| 16. | Penampilan Saleuem Group, Likok Pulo, Ratoh Duek, Nasyid pada acara Hailhan Anak Se-Dunia di lapangan Neusu (01-Juni-2006). |
| 17. | Penampilan Koor Rapa-i pada acara Aksi Damai Rakyat Aceh di Mesjid Raya Baiturrahman (1 5-Agustus-2006). |
| 18. | Juara Favorit Tarian Saman Gayo dan Juara Grup terbaik tarian Likok Pulo pada Festival Piasan Pase 3 Se-Nanggro Aceh Darussalam, di Lhokseumawe (Juli 2007) |
| 19. | Penampilan Tarian dan Lagu-lagu Aceh pada acara Pameran Dagang dan Pentas Budaya ASEM Trade and Investment on SMEs di Qingdao-Beijing, China (26 Oktober s/d 4 November 2007). |
Demikianlah gambaran Sanggar Seni Seulaweuet Mahasiswa IAIN Ar-Raniry yangtelab berkecimbung di dunia seni lebih dan 10 tahun dan mi membuat Sanggar SeniSeulaweuet bertambah dewasa dan terus mengembangkan seni budaya tradisionalAceh.







